Efek buruk Sinar Matahari Untuk Kulit

dalam Kesehatan

kulit keriput matahari kena terbakar UV sunblock
Efek buruk Sinar Matahari Untuk Kulit – Kulit merupakan bagian dari tubuh yang paling mudah menerima pengaruh dari luar, seperti polusi udara atau radiasi sinar matahari. Sayangnya, belum banyak wanita yang menyadari efek buruk sinar matahari.

Dalam survei yang dilakukan oleh Nivea, produk perawatan kulit, ternyata masih banyak orang yang belum memproteksi kulitnya secara layak dari sinar ultraviolet. Hal ini karena masih banyak orang yang kurang paham efek sinar ultraviolet pada kulit.

“Orang Brasil yang sangat suka matahari saja masih banyak yang belum paham jahatnya sinar ultraviolet. Sementara di Asia matahari dianggap musuh, ini karena kebanyakan belum tahu cara melindungi kulitnya,” kata Holger Welters, Presiden Direktur PT.Beiersdorf Indonesia, produsen merek Nivea.

Ketidaktahuan orang Asia tentang cara melindungi kulit membuat mereka menghindari sinar matahari dengan ekstrem, yakni tidak mau beraktivitas sama sekali di bawah sinar mahatari. Padahal, banyak manfaat positif dari paparan sinar matahari bagi tubuh.

“Untuk menikmati sinar matahari, kita perlu perlindungan kulit. Bukan hanya pelindung kulit saat akan beraktivitas di luar ruangan, tapi produk perawatan yang dipakai setiap hari,” kata Welters.

Meski tidak bisa dilihat dengan mata manusia, tapi sinar matahari memiliki tiga jenis, yakni ultraviolet A, B dan C.

“Ultraviolet A paling berkontribusi pada kerusakan kulit karena ia masuk paling dalam ke lapisan kulit, efeknya bisa kanker kulit. Sementara UV B paling berpengaruh pada lapisan luar kulit. Selain membuat kulit terbakar, paparan sinar UV B akan membuat kulit kusam dan keriput,” kata dr.Abraham Arimuko, Sp.KK, dalam acara yang sama.

Sementara itu sinar ultraviolet C adalah jenis yang paling berbahaya, namun sinar ini diserap oleh ozon bumi.

Meski jenis kulit orang Indonesia sawo matang dan kuning langsat dianugerahi daya tahan lebih terhadap sinar UV dibandingkan ras lain, namun menurut Arimuko proteksi tambahan berupa produk perlindungan kulit sangat diperlukan.

Paparan sinar matahari bukan cuma bisa menyebabkan kulit terbakar atau berwarna lebih gelap, lebih dari itu sinar ultraviolet juga akan membuat kulit kusam, keriput, bahkan kanker kulit.

Memakai tabir surya, menurut Arimuko adalah salah satu dari prinsip perawatan kulit. “Selalu aplikasikan produk perawatan kulit yang mengandung SPF dan pelajari kadar kebutuhan SPF sesuai dengan aktivitas,” kata dokter yang menjadi pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia ini.

Selain penggunaan tabir surya, saat melakukan aktivitas di luar ruangan pastikan bagian tubuh terlindungi. Misalnya menggunakan topi lebar dan kacamata gelap.

Tags: #Efek Buruk #Kulit Kering #Kulit Mulus #Kulit Pecah #Sinar Matahari

Kapan Terakhir Kali Anda Naik Sepeda Ontel?
Kapan Terakhir Kali Anda Naik Sepeda Ontel?
Kapan Terakhir Kali Anda Naik Sepeda Ontel?
Makan Nasi Tidak Harus Tiga Kali Sehari
Makan Nasi Tidak Harus Tiga Kali Sehari
Makan Nasi Tidak Harus Tiga Kali Sehari
Mau Tahu Punya Masalah Kesehatan atau Tidak
Mau Tahu Punya Masalah Kesehatan atau Tidak
Mau Tahu Punya Masalah Kesehatan atau Tidak
Manfaat Teh Tradisional Korea
Manfaat Teh Tradisional Korea
Manfaat Teh Tradisional Korea – Di Negara
Kombinasi Makanan Enak yang Membahayakan
Kombinasi Makanan Enak yang Membahayakan
Kombinasi Makanan Enak yang Membahayakan – Untuk
Penyebab Badan Kurus
Penyebab Badan Kurus
Penyebab Badan Kurus – Memiliki tubuh yang

Beri komentar "Efek buruk Sinar Matahari Untuk Kulit"


Top